Panggung Pertalite

Tanpa bermaksud pamer, kendaraan bermotor roda dua yang sering saya gunakan, lama tak diisi dengan BBM jenis Pertalite. Sejak kali pertama membelinya, saya memilih Pertamax. Saya tak tahu kebiasaan pengguna sebelumnya. Meski sempat muncul kasus “Pertamax adalah Pertalite yang tak antre” saya tetap setia pada Pertamax RON 92. Mungkin karena saya percaya bila Pertamax lebih ramah pada mesin motor. Terlebih motor yang bukan keluaran baru. Kedua, karena saat itu selisih harga Pertamax dan Pertalite tak begitu jauh. Ketiga, saya juga merasa belum membutuhkan subsidi dari pemerintah soal pemakaian BBM. Maka dengan tegas menyatakan, saya cinta Pertamax. Tapi kesetiaan saya goyah. […]

Padu dan Padu

Tiba-tiba saya terantuk kata padu. Lema itu tercatat pada bahasa Indonesia serta Jawa. Uniknya, memiliki arti yang bertolak belakang. Padu sudah muncul pada kosakata bahasa Jawa Kuno. Pada Kamus Indonesia-Jawa Kuno (Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 1990) terdapat kata padu yang terjemahannya adalah sudut dan pokok. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (VI Daring), padu memiliki tiga makna. Ketiganya terdiri dari satu kata kerja (verba) dan dua kata adjektiva. Salah satu makna dari kelas kata adjektiva yakni utuh dan kuat; kompak. Pada kelas kata itu, ada label “ki” yang merujuk pada kiasan. Makna lain dari kelas […]