BARU-BARU ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kebudayaan. Agenda tersebut dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota yang menangani bidang kebudayaan serta beberapa komunitas dan dewan kesenian.
Ada beberapa hal menarik yang dibahas pada acara tersebut. Mulai dari Raperda Kebudayaan hingga Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah atau disingkat PPKD . Mulai dari museum hingga taman budaya.
Beberapa pembicara cukup memberi pencerahan.
Tapi tentu saja, pertemuan di luar forum yang dijadwalkan juga tak kalah menarik. Perbincangan sembari nyeruput kopi atau teh dan beberapa batang sigaret menjadikan tiga hari rapat itu benar-benar tak percuma.
Jika tidak salah, rapat koordinasi tersebut juga tayang di akun Youtube milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Jadi, para pengguna internet bisa bebas melihat jalannya acara.
Hal itu juga menjadi catatan karena menunjukkan keterbukaan pemerintah. Jika saja diikuti dengan memaksimalkan sisi keterlibatan sehingga semakin banyak insan seni budaya di Jawa Tengah yang terakomodir, saya membayangkan bakal lebih mengasyikkan.
Pada agenda yang diikuti puluhan peserta itu, disinggung pula tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang bakal dibahas dalam bentuk peraturan daerah.
Tentu saja dokumen itu penting, karena akan menjadi semacam cermin pembangunan ke depan. Terlebih, RPJP bakal menjangkau hingga 2045, tahun emas bagi negara kita.
Bersamaan dengan kegiatan tersebut, saya mendapat kabar bila pemerintah pusat berniat memaksimalkan peran taman budaya. Semoga niatan tersebut bisa segera dijalankan.
Sebagai catatan, di Jawa Tengah ada beberapa taman budaya. Yang dimiliki pemerintah provinsi adalah Taman Budaya Jawa Tengah di Kota Surakarta atau Solo. Fasilitas tersebut semula milik pusat, tapi seiring kebijakan otonomi daerah kemudian diserahkan ke pemerintah provinsi.
Sementara yang dimiliki pemerintah kota atau kabupaten ada di Kota Semarang, Kota Tegal, Kudus, Banyumas, dan Sukoharjo.
Ya, ini adalah masa-masa yang..
Kota Semarang, 26 Februari 2024
