
“Hidup revolusi!”“Demi kehormatan dan negara!”“Bangsat!” Itu adalah ucapan dari tiga tokoh pada film seri One Hundred Years of Solitude yang tayang perdana di Netflix, baru-baru ini. Ketiganya melontarkan kata-kata tersebut sesaat sebelum dihukum mati dengan cara ditembak.Yang pertama keluar dari mulut seorang revolusioner. Dia dikisahkan memiliki kepandaian dalam hal agitasi sehingga mampu mempengaruhi sebagian besar warga, terutama pemuda, di Macondo untuk berpihak padanya. Macondo adalah kota yang menjadi latar dari film yang mengadaptasi novel berjudul sama karya penulis Kolombia yang pernah meraih Nobel, Gabriel Garcia Marquez.Yang kedua adalah lontaran dari seorang pendukung golongan konservatif, sedangkan yang ketiga muncul dari sosok […]









