Bagikan informasi ini

BEBERAPA waktu lalu, saya melihat ada akun di Facebook yang menjual kaos menarik, setidaknya bagi saya.

Kaos tersebut berwarna dasar hitam dengan gambar dan tulisan berwarna putih. Tulisan yang utama diletakkan di bagian tengah paling atas dengan huruf kapital tebal dan besar. Lebih besar dari tulisan yang kedua.

Tulisan utama tersebut adalah Jimi Jazz. Terus terang, waktu melihat iklan itu, saya tidak tahu itu apa atau siapa. Baru setelah mencari di internet, saya temukan jawabannya.

Kalimat kedua adalah yang ingin saya bahas. Kalimat itu yakni, “Ada Petrus Semalam!!!”

Setelah mengetahui Jimi Jazz adalah proyek dari musisi Jimi Multhazam, saya menduga kalimat yang kedua tadi adalah judul lagu atau setidaknya lirik. Dan ternyata benar.

“Ada Petrus Semalam” adalah salah satu judul lagu dari album Kebisingan Pancaroba yang Merongrong, rilis 2018. Liriknya bercerita tentang peristiwa yang menurut catatan sejarah terjadi pada 1980-an.

Petrus singkatan dari penembakan misterius. Mengapa dinamakan begitu, karena pada masa itu ada cukup banyak temuan jenazah dengan luka tembak di tubuh tapi tak diketahui siapa yang menembak. Korbannya adalah pria bertato.

Saya bisa saja keliru, tapi sepertinya tidak banyak lagu yang berkisah tentang peristiwa tersebut. Dari penelusuran dan ingatan, berikut beberapa daftarnya.

Ada dua musisi yang saat peristiwa itu terjadi, menciptakan lagu tentangnya. Yang pertama yakni Wachjoe Affandi atau yang lebih dikenal sebagai Doel Sumbang dan yang kedua adalah Virgiawan Liestanto atau Iwan Fals. Keduanya pernah membuat album pada 1980-an.

Doel Sumbang merilis album bertajuk Aku, Gembrot, dan Hasyim Munaif pada 1984. Setidaknya ada dua lagu yang berkisah tentang Petrus. Yang pertama yakni “Aku, Koran, dan Pembunuhan” serta yang kedua adalah “Matinya Bromocorah Hasyim Munaif”.

Dari sebuah situs, dikisahkan pula bila Doel pernah diperiksa aparat karena salah satu lagu di album itu (bukan dua lagu tentang Petrus). Lagu tersebut menggambarkan penguasa yang mirip vampir.

Iwan Fals pada 1985 bersama Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) merilis album bertajuk Serenade. Salah satu lagunya berjudul “Senandung Istri Bromocorah”.

Pada lagu-lagu itu, korban Petrus disebut sebagai bromocorah.

Ejaan bromocorah yang benar menurut KBBI sebenarnya adalah bramacorah. Artinya, orang yang melakukan pengulangan tindak pidana (residivis) atau penjahat yang sehari-harinya bergaul dengan masyarakat, tetapi pada suatu saat tidak segan-segan melakukan kejahatan, seperti merampok.

Dari Semarang ada juga musisi yang pernah berkarya tentang Petrus. Pada 2007 muncul album yang bisa disebut istimewa karena diproduseri seorang saksi hidup peristiwa Petrus, Bathi Mulyono. Album itu bertajuk Tirai Kelahiran ‘83 dan mengenalkan perempuan bernama Lita BM, putri Bathi Mulyono, sebagai vokalis utama.

Dia didukung beberapa musisi yang cukup populer, seperti Inisisri, Erwin Pras (Dewa 19), serta Jamronk (Chlorophyl).

Album ini bahkan disebut menjadi salah satu barang bukti yang dibawa Bathi Mulyono ke Komnas HAM untuk mengungkap kasus Petrus.

Nah, baru-baru ini, saya dikirimi data berformat mp3 dari Mahran Nazih. Data tersebut adalah rekaman suaranya yang menyanyi dengan irama rap. Belum ada bunyi dari alat musik atau lainnya, hanya suara.

Dia mengabarkan tengah berproses dengan lagu yang berkisah tentang Petrus itu.

Saya kira, begitulah karya seni semestinya. Tidak berjarak dengan apa yang telah, tengah, atau mungkin bakal terjadi di masyarakat. Bentuknya bisa bermacam.

Sebagai penutup tulisan ini, saya kutip sebagian lirik milik Nazih..

Papah, Mamah.. yang mati itu siapa ?

Anakku, semua yang mati itu adalah durjana

Jadi, aku ndak boleh mati ?

Jangan naaak, kamu ndak boleh mati

Tanda lahir, tanda lahir, letus

Lobang darah, lobang darah, tulus

Kebal jerat, kebal jerat, becus

Berantas berantas berantas

Kota Semarang, 8 April 2024

Keterangan gambar: karya Muji Konde, ada dalam buku bertajuk Lagi yang diterbitkan Buku Halah (2024).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *