Berharap pada Teater

Pementasan "Waiting for Godot" versi AI.

Beberapa waktu lalu, pimpinan Teater Lingkar, Mas Ton mengirim pesan lewat Whatsapp. Dia bertanya soal acara peringatan Hari Teater Sedunia (biasa disingkat Hatedu). Biasanya, para aktivis teater di Kota Semarang memeringatinya dengan berbagai gelaran acara. Saat saya menjawab bila acara tersebut tengah dipersiapkan oleh rekan-rekan anggota teater kampus, dia kemudian menjawab (dengan mungkin setengah curhat). “Teater kampung hanya Lingkar ik.” Istilah teater kampung menurut saya bisa dikatakan sama dengan teater umum. Kelompok teater yang menerima anggota dari berbagai usia, profesi, serta lokasi. Tidak sama dengan teater kampus yang hanya menerima anggota dari mahasiswa kampus tersebut (meski pada suatu masa ada […]

Masa yang..

BARU-BARU ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Kebudayaan. Agenda tersebut dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten/kota yang menangani bidang kebudayaan serta beberapa komunitas dan dewan kesenian. Ada beberapa hal menarik yang dibahas pada acara tersebut. Mulai dari Raperda Kebudayaan hingga Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah atau disingkat PPKD . Mulai dari museum hingga taman budaya. Beberapa pembicara cukup memberi pencerahan. Tapi tentu saja, pertemuan di luar forum yang dijadwalkan juga tak kalah menarik. Perbincangan sembari nyeruput kopi atau teh dan beberapa batang sigaret menjadikan tiga hari rapat itu benar-benar tak percuma. Jika tidak salah, rapat koordinasi tersebut juga […]

Semoga

Saat bertemu di Kota Semarang baru-baru ini, sembari menunggu Aksi Kamisan dimulai, saya diberi buku oleh penyair yang kini tinggal di Kudus, Asa Jatmiko. Buku tersebut berjudul Mencari Presiden Antikorupsi, Puisi Menolak Korupsi #9. Ya, buku itu digagas oleh Gerakan Puisi Menolak Korupsi yang tahun lalu memasuki usia kesepuluh. Buku tersebut memang diterbitkan pada 2023 dengan isian 258 puisi dari 153 penyair. Setelah membacanya, ada perasaan lega juga khawatir. Senang tapi cemas. Yang membuat saya senang atau lega adalah keterlibatan beberapa penyair di Kota Semarang. Jika tak salah hitung, ada tujuh nama yang karya-karyanya dimuat di situ. Mereka termasuk dalam […]

Tentang Kementerian Kebudayaan

PADA Debat Pilpres 2024 semalam (Minggu, 4 Februari 2024), salah satu isu yang mengemuka yakni tentang pembentukan Kementerian Kebudayaan. Kemunculan wacana tersebut bagi saya menjadi pemuncak dari debat terakhir pada tahapan pilpres kali ini.Bagaimana tidak, kebudayaan semula tidak muncul dalam tema debat. Baru setelah muncul dorongan dari berbagai pihak, termasuk Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, kebudayaan dimasukkan sebagai salah satu tema.Kemudian seperti yang kita lihat dan dengar semalam, para calon presiden (capres) memaparkan visi misi mereka soal kebudayaan. Dan satu hal yang disepakati mereka, bila saya tak salah, adalah wacana pembentukan Kementerian Kebudayaan.Tanpa mengesampingkan tema lain yang tak kalah penting, […]

Dari Akhir hingga Awal

Akhir 2023 dan awal 2024 ternyata menjadi waktu-waktu yang penuh dengan jadwal. Yang pertama, tentu adalah pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Kesenian dan atau Dewan Kebudayaan. Agenda tersebut dilangsungkan pada 10-14 Desember 2023. Tadinya saya ingin menulis tentang Munas tersebut saat pelaksanaannya. Semacam liputan langsung. Tapi rencana itu kandas. Saya lebih larut pada jadwal-jadwal yang telah disusun. Belum lagi bila malam ada jadwal tambahan untuk berbincang dengan rekan-rekan yang sama-sama kesepian, haha. Semoga nanti ada kesempatan untuk menuliskannya. Terlebih, Munas tersebut baru kali pertama diadakan, berarti sebuah sejarah, dan ada sangat banyak bahan yang bisa ditulis. Selesai Munas, masih ada […]