
29 Februari 1936 – 4 Desember 2018 🌹
Lahir di Semarang. Nama lengkapnya Nurhayati Sri Hardini. Mulai tertarik menulis sejak kelas tiga SD. Bakatnya menulis fiksi semakin terasah di sekolah menengah. Waktu itu, sudah mengisi majalah dinding sekolah dengan sajak dan cerita pendek. Awalnya menulis sajak dan prosa berirama dan membacakannya sendiri di RRI Semarang ketika usianya 15 tahun. Sejak itu, rajin mengirim sajak-sajak ke siaran nasional di RRI Semarang dalam acara Tunas Mekar. Cerpen pertamanya yaitu “Pendurhaka” mendapat kritik positif dari H.B. Jassin pada 1951. Pada 1952, sajaknya dimuat dalam majalah Budaja dan Gadjah Mada di Yogyakarta dan juga dibacakan pada acara Kuntjup Mekar di Radio Jakarta. Cerpennya dimuat di dalam majalah Kisah dan Mimbar Indonesia, Gelanggang, dan lembar kebudayaan majalah Siasat. Bakat senimannya tidak terbatas pada karya sastra saja, bersama kakaknya yang bernama Teguh Asmar, Nh. Dini mendirikan perkumpulan seni “Kuntjup Seri” yang kegiatannya berlatih karawitan atau gamelan, bermain sandiwara, dan menyanyi, baik lagu-lagu Jawa maupun lagu Indonesia. Juga pernah mendapat penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand pada 2003. Memiliki sejumlah karya, baik yang berbentuk puisi, kumpulan cerita pendek, maupun novel.
Berikut adalah beberapa karya Nh. Dini:
- Dua Dunia (Kumpulan Cerpen, 1956, Jakarta, Nusantara, dicetak ulang Grasindo)
- Hati yang Damai (Roman pendek, 1961, Jakarta, Pustaka Jaya dicetak ulang Grasindo)
- Pada Sebuah Kapal (Novel, 1973, Jakarta, Pustaka Jaya dicetak ulang Gramedia Pustaka Utama)
- La Barka (Novel, 1975, Jakarta, Pustaka Jaya, Jakarta, dicetak ulang Gramedia Pustaka Utama)
- Sebuah Lorong di Kotaku (Novel, 1978, Jakarta, Pustaka Jaya, dicetak ulang Gramedia)
- Langit dan Bumi Bersaksi (Novel, 1979, Jakarta, Pustaka Jaya dicetak ulang Gramedia)
- Padang Ilalang (Novel, 1979, Jakarta, Pustaka Jaya, dicetak ulang Gramedia)
- Sekayu (Novel, 1981, Jakarta, Pustaka Jaya)
- Amir Hamzah, Pangeran dari Seberang (Novel, 1981, Jakarta Gaya Favorit)
- Kuncup Berseri (Novel, 1982, Jakarta, Pustaka Jaya dicetak ulang Gramedia)
- Orang Orang Tran (Novel, 1985, Jakarta, Sinar Harapan)
- Keberangkatan (Novel, 1987, Jakarta, Gramedia)
- Namaku Hiroko (Novel, 1994, Jakarta, Gramedia)
- Tanah Baru, Tanah Air Kedua (Novel, 1997, Jakarta, Dunia Pustaka Jaya)
- Cerita Rakyat dari Prancis 1 (Novel, 1999, Jakarta, Grasindo)
- Cerita Rakyat dari Prancis 2 (Novel, 1999, Jakarta, Gramedia)
- Jepun Negerinya Hiroko (Novel, 2000, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama)
- Pertemuan Dua Hati (Novel, 2001-cetakan ke-11, Jakarta, Gramedia)
- Janda Muda (Kumpulan Cerpen, 2003, Gramedia Widiasarana Indonesia, dicetak ulang Dunia Pustaka Jaya)
- Dari Prangakik ke Kampuchea (Novel, 2003, Jakarta, Gramedia)
- Dari Fontenay ke Magallianes (Novel, 2005, Jakarta, Gramedia Pustaka)
- La Grande Borne (Novel, 2007, Jakarta, Gramedia)
- Argentuil: Hidup Memisahkan Diri (Novel, 2008, Jakarta, Gramedia)
- Pondok Baca Kembali ke Semarang (Novel, 2011, Jakarta, Gramedia)
- Dari Rue Saint Simin ke Jalan Lembang, Cerita Kenangan (Novel, 2012, Jakarta, Gramedia)
- Dari Ngaliyan ke Sendowo (Novel, 2015, Jakarta Gramedia)
- Gunung Ungaran (Novel, 2018, Sleman, Media Pressindo)
- Jalan Bandungan (Novel, 2019, Jakarta, Gramedia Pustaka Utama)
