Penulis Puisi

Siang menjelang sore di Taman Budaya Raden Saleh. Lelaki berambut panjang dan bertopi datang. Dia adalah penulis puisi yang karyanya saya kagumi, karena selalu menyuarakan kritik soal. Hampir selalu tepatnya, karena setelah berbincang pada kesempatan itu, pria lulusan Fakultas Sastra (sekarang Fakultas Ilmu Budaya) Universitas Diponegoro itu mengaku pernah juga menulis puisi yang lembut. Dia menyalami semua yang tengah duduk di depak rak buku kemudian duduk di bangku kayu. Meski saya mengenal puisi-puisinya yang “galak” tapi dia juga dikenal oleh semua orang sebagai sosok yang ramah. Singkat cerita, kami kemudian berbincang tentang pengalamannya bersastra pada masa Orde Baru. Ya, dia […]

Teater Waktu setelah Milenium Kedua

Baru-baru ini, Hae Theatre merayakan ulang tahunnya yang keenam. Meminjam salah satu gedung milik Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, mereka menggelar serangkaian acara. Salah satunya yakni diskusi tentang teater di Semarang 20 tahun terakhir. Sesuai pada diskusi tersebut, saya akan sedikit membagi ingatan tentang masa-masa awal selepas Tahun 2000. Pada tulisan ini, saya ingin menyoroti pertunjukan-pertunjukan Teater Waktu. Sebagaimana diketahui, Teater Waktu merupakan salah satu kelompok yang telah menjadi legenda. Pemimpin sekaligus pendirinya adalah Agus Maladi Irianto (alm) yang juga dikenal sebagai akademisi setelah sempat menekuni dunia jurnalistik. Ada dua pertunjukan Teater Waktu pada lima tahun awal Tahun 2000. Yang […]