
Teater dipahami sebagai salah satu bentuk kesenian yang kompleks. Dalam penggarapannya, teater melibatkan berbagai cabang seni yang tak terbatas pada seni peran saja, namun juga seni musik, suara, visual, tari, bahkan bisa juga melibatkan video mapping. Teater bukan sekadar seni peran, melainkan seni untuk mengomunikasikan ide/gagasan maupun kritik melalui garap cerita yang lazimnya metaforis. Jika kita hanya berkutat pada titik penyajian teater sebagai ruang ekspresi peran saja maka betapa membosankannya teater itu. Teater disebut pula kendaraan bercerita yang memuat seperangkat pesan-pesan yang ditampilkan dalam seni panggung. Melalui muatan pesan tersebut kita bisa mengemas kritik. Sudah barang tentu kritik yang digagas […]

