
Untuk Perawi #1 : Djawahir Muhammad
Tahun ini, Komite Sastra Dewan Kesenian Semarang menghadirkan program “untuk Perawi”. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mengenang para penulis yang telah wafat dan tentu saja membaca ulang karya-karyanya. Dengan begitu, diharap masyarakat tetap mengenal ciptaan mendiang.
Untuk acara perdana, kami bekerja sama dengan Aktor Studio menghadirkan karya-karya Djawahir Muhammad (14 Januari 1954-23 September 2022). Djawahir menulis puisi dan naskah drama, selain sejarah. Karya-karyanya diterbitkan dalam beberapa buku. Almarhum juga dikenal sebagai pendiri Teater Kuntjup dan Aktor Studio. Pernah pula menjadi wakil rakyat dan Sekretaris Dewan Kesenian Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut dilangsungkan Rabu, 14 Januari 2026 mulai pukul 19.30 di Taman Budaya Raden Saleh. Selain para anggota Aktor Studio, ikut memeriahkan acara malam itu, Satoeboemi, Titis, Tegsa, dan lainnya. Satoeboemi melagukan beberapa puisi Djawahir. Sementara Titis dan Tegsa membacakan beberapa puisi mendiang dengan gaya mereka.
Hadir pula Nasrun M Yunus dan R Salim yang memberi kesaksian tentang kiprah Djawahir semasa hidup. Nasrun mengungkap bagaimana Djawahir jatuh bangun untuk menyelenggarakan kegiatan. Sementara Salim mengenang Djawahir sebagai sebagai sosok yang loyal terhadap kesenian, termasuk dengan menggelar lomba baca puisi bertajuk Semarang dalam Sajak.(*)

