
Sastra media cetak atau sastra koran masih memberi ruang kreativitas bagi penulis sastra. Kiriman tulisan terus masuk ke email redaktur. Suara Merdeka masih menyediakan ruang itu untuk memuat tulisan cerpen, puisi, dan esai. Tulisan yang lahir dan hadir dari nama-nama baru atau lama bisa dinikmati pembaca sastra setiap Hari Minggu baik dalam wujud cetak maupun file. Nasib sastra media cetak atau sastra koran pada 2025 memang kadang mengundang rasa pesimistis. Achiar M. Permana dalam kolom Whuuuszh! Edisi 1/ Oktober 2024 menuliskan kisah kejayaan sastra media cetak atau sastra koran: “Sastra media cetak atau sastra koran, pernah mencapai “masa keemasan”, pada […]
